Beato Dionisius dan Beato Redemptus (foto: id.wikipedia.org)

Rabu, 01 Desember 2021
PW. Beato Dionisius dan Redemptus, Biarawan dan Martir Indonesia

Yes. 25:6-10a
Mat. 15:29-37

 

Saudara/i yang terkasih…
Ketika terpapar covid 19 pada akhir Desember 2020 yang lalu, saya sungguh merasakan belas kasih dan kebaikan Allah. Dia hadir menguatkan dengan saya dengan belas kasih-Nya melalui kasih mamaku; Dia juga hadir memberikan semangat bagi saya untuk sembuh melalui sapaan dan perhatian dari dokter dan perawatx; Dia juga hadir melalui kebaikan sahabat dan kenalan. Bagi saya dan juga kebanyakan orang beriman, belas kasih dan kebaikan Allah tidak akan berkesudahan dalam hidup manusia.

Saudara/i yang terkasih…
Belas kasih dan kebaikan Allah yang tak berkesudahan digambarkan dengan sangat indah dalam nubuat Nabi Yesaya di mana Allah akan menyediakan segala sesuatu yang terbaik bagi seluruh bangsa di gunung Sion. Karena belas kasih dan kebaikan Allah inilah, maka seluruh bangsa akan bersorak Sorai dan bersukacita.

Saudara/i yang terkasih…
Belas kasih dan kebaikan Allah berpuncak dalam diri Yesus Kristus Tuhan kita. Dia hadir dan memberikan Rahmat kesembuhan kepada mereka yang sakit. Bahkan Dia juga memenuhi salah satu kebutuhan pokok umat manusia dengan memberi mereka makan.
Karena belas kasih dan kebaikan Allah yang hadir dalam diri Yesus Kristus inilah maka kita semua diutus untuk hadir dengan dan dalam kasih dan kebaikan bagi sesama. Hal ini ditunjukkan oleh Beato Dionisius dan Redemptus yang rela menaburkan benih kasih Allah di Indonesia bahkan rela menyerahkan nyawa karena belas kasih dan kebaikan Allah yang mereka alami. Oleh karena itu, kita juga harus berjuang dan berusaha untuk menghadirkan belas kasih dan kebaikan Allah bagi sesama di mana pun kita berada dan kapan pun serta dalam situasi apapun. Mampukah kita melakukan tugas ini? Semoga doa Keluarga Kudus Nazareth membantu kita. Tuhan memberkati kita. Amin

Baca Juga:  Hidup Seturut Panggilan

(P. A. L. Tereng MSF)
Final Score – Mu-Sa-Fir