Selasa, 09 November 2021
Pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran

Yeh. 4:1-2.8-9.12
1Kor. 3:9b-11.16-17
Yoh. 2:13-22

 

Saudara/i yang terkasih…
Gereja dalam arti sesungguhnya adalah Umat Allah yang bersatu sebagai satu Keluarga Allah dengan Yesus Kristus sebagai kepala-Nya. Selain sebagai kepala, Yesus Kristus adalah Bait Allah yang sesungguhnya, karena dalam Dia, kita menemukan dan mengalami kasih Allah. Dengan kasih Allah dalam Yesus Kristus maka kita sebagai umat mampu menjadi Gereja yang hidup dan berbuah. Seperti halnya air yang menyembul keluar dari Bait Allah dan memberi kehidupan bagi setiap pohon di sepanjang aliran sungai sehingga pohon-pohon itu tidak berhenti berbuah, maka kita juga harus demikian. Seluruh hidup kita harus memancarkan air hidup yang bersumber dari kasih Allah bagi sesama sehingga mereka juga berbuah dalam kasih dan kebenaran.

Saudara/i yang terkasih…
Karena kita adalah Gereja maka Allah berdiam di dalam diri kita. Hal ini ditegaskan oleh Rasul Paulus : “sebab Bait Allah adalah Kudus dan Bait Allah itu adalah kamu”. Maka, air yang menyembul keluar dari Bait Allah juga dimaksudkan untuk membersihkan diri kita agar Kudus dan layak menjadi tempat kediaman Allah sebab kita adalah orang berdosa yang dipanggil kepada kekudusan.

Saudara/i yang terkasih…
Marilah pada pesta Pemberkatan Gereja Basilika Lateran ini, kita hadir sebagai Gereja yang hidup dan berbuah. Hidup berarti kehadiran kita di tengah masyarakat mampu memberikan semangat bagi mereka yang putus asa, menghidupkan cinta bagi mereka yang kehilangan cinta dan membawa sukacita dan kegembiraan bagi yang bersedih. Sedangkan Berbuah berarti kehadiran kita memancarkan kasih Allah melalui tutur kata yang baik dan bijak, tindakan yang penuh kasih dan pengampunan yang tanpa batas. Mampukah kita menjadi Gereja yang hidup dan berbuah di tengah dunia ini?
Semoga doa Keluarga Kudus Nazareth membantu kita. Tuhan memberkati kita. Amin

Baca Juga:  Berserah Diri Pada Tuhan

(P. A. L. Tereng MSF)
Gemercik air – Mu-Sa-Fir