Minggu, 23 Januari 2022
Minggu Biasa III
Hari Minggu Sabda Allah
Hari Keenam Pekan Doa Sedunia

Neh. 8:3-5a.6-7.9-11
1Kor. 12:12-30
Luk. 1:1-4; 4:16-21

*Hidup manusia berjalan dalam waktu dan hari ini adalah saat yang tepat untuk berubah dan berbuah dalam bingkai hidup bersama”

Saudara/i yang terkasih…
Hari ini adalah kata kunci sebuah perubahan karena jika seseorang hidup hari ini maka ia akan sadar betapa pentingnya setiap waktu yang dianugerahkan Tuhan baginya. Bacaan-bacaan Suci hari mengajak kita untuk merefleksikan frase “hari ini” :
Pertama : Hari ini bagi imam Ezra adalah hari yang Kudus bagi Tuhan dan merupakan saat untuk Bersukacita karena Tuhan adalah perlindungan bagi bangsa Israel. Mengapa? Karena Tuhan telah membawa mereka dari tanah pembuangan kembali ke Yerusalem. Hari ini adalah hari pertama di mana mereka boleh mendengarkan kembali pembacaan Kitab Taurat sehingga menjadi kesempatan bagi mereka untuk bersukacita.
Kedua : Bagi Yesus, hari ini adalah kegenapan dari nubuat nabi Yesaya yang berbunyi : “Roh Tuhan ada pada-Ku, oleh sebab Ia telah mengurapi Aku untuk menyampaikan kabar baik kepada orang-orang miskin; dan Ia telah mengutus Aku untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan dan penglihatan bagi orang-orang buta; untuk membebaskan orang-orang yang tertindas, untuk memberitakan bahwa tahun Rahmat Tuhan telah datang”. Nubuat ini terpenuhi dalam diri Tuhan kita Yesus Kristus. Dia adalah Tuhan perlindungan bagi kita.
Ketiga : Hari ini adalah saat untuk membangun solidaritas dan kerjasama untuk membangun tubuh mistik Kristus yakni Gereja-Nya. Dengan karunia-karunia yang diberikan kepada masing-masing anggota, Rasul Paulus mengajak umat di Korintus agar bersatu padu dan bekerjasama dalam semangat kasih demi membangun Jemaat. Tugas ini harus dikerjakan “hari ini”.

Baca Juga:  Tuhan Tinggal di Tengah-Tengah Kita

Saudara/i yang terkasih…
Sebagai orang Kristiani, kita harus sadar bahwa setiap hari adalah “hari ini” bagi kita sehingga berkat Rahmat dan karunia Allah kita mampu membantu mereka yang miskin, membebaskan mereka yang tertawan, mengunjungi mereka yang sakit dan menderita serta membawa sukacita bagi mereka yang berdukacita.
Marilah kita membangun kerjasama dalam semangat kasih demi memajukan Gereja. Semoga doa Keluarga Kudus Nazareth membantu kita. Tuhan memberkati kita. Amin

(P. A. L. Tereng MSF)
Biola- Mu-Sa-Fir