Renungan oleh RP. Ambrosius, MSF

Senin, 30 Agustus 2021

PEKAN BIASA XXII

1Tes. 4:13-17

Luk. 4:16-30

 

Saudara/i yang terkasih…

Kecewa dan harapan adalah dua hal yang berbeda dan pernah dialami oleh setiap manusia. Kecewa berarti kecil hati, tidak puas karena keinginan dan harapannya tidak terpenuhi; sedangkan harapan berarti bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau sesuatu akan berbuah kebaikan dan kebahagiaan di masa yang akan datang. Kecewa dan harapan merupakan realita hidup manusia : ada orang yang kecewa lalu putus asa/kehilangan harapan tetapi ada orang yang kecewa tetapi tetap memiliki harapan.

Hari ini dua bacaan yang kita renungkan menggambarkan dua situasi yang berbeda. Bacaan Injil mengisahkan tentang kekecewaan orang-orang Nazareth terhadap Yesus karena mereka tahu siapa Diri-Nya, keluarganya dan mereka mempertanyakan  kekuasaan-Nya. Kekecewaan mereka ini menghilangkan harapan mereka akan ke-Mesias-an Yesus  sehingga mereka menolak Dia.

Sedangkan dalam bacaan Pertama, Rasul Paulus mengajak umat di Tesalonika untuk selalu memiliki harapan akan kebahagiaan kekal.

Saudara/i yang terkasih…

Kekecewaan karena kematian orang yang dikasihi adalah hal manusiawi namun kekecewaan ini tidak membuat kita kehilangan harapan akan belaskasih Allah dan akan kebahagiaan abadi yang dijanjikan Yesus bagi kita. “Karena kalau kita telah percaya bahwa Yesus telah wafat dan bangkit, maka kita percaya juga bahwa semua orang yang telah meninggal dunia dalam Yesus akan dikumpulkan oleh Allah bersama dengan Yesus”. Kebangkitan Yesus adalah sumber harapan iman kita akan hidup yang kekal.

Saudara/i yang terkasih…

Marilah kita senantiasa memiliki harapan dalam hidup karena dengan harapan itu kita memiliki motivasi untuk meraih apa yang menjadi cita-cita utama hidup kita di dunia ini yakni kebahagiaan di dunia dan di Surga. Oleh karena itu kita harus berserah diri seutuhnya pada Yesus Kristus satu-satunya sumber harapan hidup kita. Semoga doa Keluarga Kudus Nazareth membantu kita. Tuhan memberkati kita. Amin

Baca Juga:  Doa : Jalan Kecil Menuju Keselamatan

 

1000hari BYBT – Mu-Sa-Fir