Tidak menyangka jika KPP adalah kegiatan paling ditunggu sekelompok umat. Pasalnya sepasang peserta sampai berkomentar,” Kami takut jika sampai tidak ada KPP, padahal KPP adalah syarat mutlak sebelum melangsungkan pernikahan! ” Oleh karena itu mereka berbondong-bondong ikut serta.

Pastor Albert Jamlean, MSC membuka KPP dan memberikan pendasaran teologi sebuah Sakramen Perkawinan.

Peristiwa Pandemi Covid-19 memang menjadi kendala bagi para penyelenggara KPP. Di Dekenat Banjarmasin setiap tahun diadakan 10 kali KPP dengan putaran mengikuti jatah penyelenggaraan, bergilir di tiga paroki. Tahun 2020 Paroki Kelayan hanya 1 kali menyelenggarakan. Tahun 2021 KPP diselenggarakan dua kali, terakhir 29-30 Mei. Pengalaman di Paroki Katedral juga sama, bahkan peserta dibatasi 5 pasang. Pas jadwal gereja ditutup maka KPP batal.

KPP yang baru saja berlangsung di Aula Syalom Paroki Kelayan, dengan Prokes yang ketat, diikuti 7 pasang dan 2 orang (pasangannya berdomisili di kota lain). Pasutri Siauwsiauw-Gunadi, selaku koordinator Seksi KPP mengaku, ” Perasaan kami cemas karena mengadakan pertemuan tatap muka dengan banyak orang di musim Pandemi. Namun dilandasi tanggung jawab, meskipun pandemi masih berlangsung, umat kita banyak yang akan melangsungkan perkawinan dan mereka perlu dipersiapkan dan dibekali sebelum memasuki hidup perkawinan.”

dr. Wina memberikan materi kesehatan dalam keluarga dan pelaksanaan KB Alami.

Penyampaian materi dan waktu juga dipadatkan, berlangsung dari Sabtu sore-malam dan dilanjutkan setelah misa minggu pagi hingga sessi penutupan siang hari. Siauw Siauw menjelaskan materi yang wajib diberikan pada KPP Paroki Kelayan adalah:
1. Teologi dan Hukum Gereja dalam Perkawinan oleh RP. Albertus Jamlean, MSC
2. Relasi dan Komunikasi Suami Isteri oleh pasutri Siauwsiauw-Gunadi
3. Hidup Doa dan Berkomunitas dalam Keluarga oleh pasutri Nining-Anton
4. Kesehatan dalam Keluarga dan KBA oleh dr. Maria Lidwina Wina Kartika
5. Ekonomi Rumah Tangga oleh Fransiskus Antonius Djunaedi.

Baca Juga:  Zoominar Rosario Suci Maria dalam Keluarga

Semoga para peserta KPP makin mantap menyiapkan diri menuju jenjang berikutnya. (oZo)