Teladan Pelayan Kesehatan dan Kemanusiaan

Penulis: Sr. Margaretha Pujo, SPC

Sr. MARY FLORIAN SABIO, SPC dilahirkan di Oton, Iloilo, Filipina pada 21 Mei 1937. Masuk biara SPC tanggal 02 Mei 1964 sebagai Postulan. Sr. Florian muda, bercita-cita untuk menjadi misionaris di tanah asing, maka beberapa bulan setelah mengikrarkan kaul kekal, beliau berangkat ke tanah misi. Sr. Florian (panggilan akrabnya) berada di Indonesia sejak 09 Juni 1972.

  1. Selama keberadaannya di Indonesia, hampir seluruh waktunya dibaktikan di kota Banjarmasin dan berkecimpung di dunia kesehatan. Sebelum masuk biara beliau seorang Analis kesehatan. Beliau melanjutkan studi di Filipina pada 1982-1983 untuk menjadi Administrator RS. Suaka Insan Banjarmasin.

Sr. Florian, SPC memberikan pendampingan kepada tenaga teknis kesehatan RS Suaka Insan. 

Cintanya yang begitu besar untuk Indonesia, maka Sr. Florian mengajukan permohonan untuk menjadi WNI dan mengucapkan sumpah pada tgl. 24 April 1984. Selain di Banjarmasin, tugas yang pernah diembannya adalah sebagai Pimpinan Distrik SPC Indonesia selama 2 periode, yakni 1998 – 2004, saat itulah beliau tinggal di biara SPC Kalasan, Sleman, Yogyakarta. Setelah selesai masa baktinya sebagai Pemimpin Distrik, beliau kembali lagi bertugas di RS. Suaka Insan sebagai Administrator hingga saat beliau kembali ke negara asalnya (Filipina) pada bulan Oktober 2013.

Sr. Florian, SPC memiliki keahlian dalam mengoperasikan peralatan kesehatan dan pengelolaan rumah sakit.

Tak terasa Sr. Florian membaktikan dirinya di tanah misi selama 41 tahun, melayani masyarakat di Banjarmasin dengan apa yang dimilikinya. Kiprahnya di dunia kesehatan meninggalkan kesan yang baik dan berarti, khususnya di RS. Suaka Insan.

Kurang lebih 8 tahun menikmati usia senja di negeri asal, raga dimakan usia, kesehatan beliau semakin menurun, dan pada tgl. 22 Juli 2021 Tuhan memanggil Sr. Florian untuk kembali kepada Sang Khalik.

Baca Juga:  Pesta SP Maria Mengunjungi Elisabeth, 31 Mei 2021

Selamat jalan Sr. Florian terkasih, beristirahatlah dalam damai Tuhan. Pengabdianmu di tanah air ini akan kami kenang selamanya. Terima kasih atas jasa dan pengorbananmu untuk SPC Indonesia.
Doa-doa kami mengiringimu menuju kediaman abadi di surga.