Oleh: Vemmy (Koordinator KSP Paroki Ave Maria Tanjung)

KSP adalah Kartu Sumbangan Paroki. KSP diberikan umat secara rutin sebagai kontribusi umat membantu biaya operasional Pastoral bulanan. Berapa pun jumlah yang diberikan umat selalu dihargai sebagai bentuk cinta umat kepada gereja dan paroki.

KSP mulai dilaksanakan tahun 2019. Sebelumnya pernah dilaksanakan dengan istilah Kartu Hijau. Pendapatan Kartu Hijau saat itu masih minim karena tidak menjangkau seluruh umat sehingga dirasa belum optimal hasilnya.

Pada saat rapat Dewan Pastoral Paroki (DPP) tahun 2019, dipaparkan kondisi keuangan paroki. Beberapa orang merasa prihatin dengan kondisi tersebut dan mendiskusikan hal tersebut dengan  pastor paroki yang saat itu dipegang Pastor Herry Purasa, MSC. Akhirnya diputuskan untuk membentuk Tim KSP, diketuai oleh Vemmy. Belajar dari pengalaman kartu hijau, maka Tim KSP memutuskan turun sosialisasi ke setiap komunitas di pusat paroki berbekal laporan keuangan paroki. Saat sosialisasi inilah banyak umat yang tergerak hati dan ingin terlibat dalam KSP. Mereka menyampaikan komitmen untuk aktif dan mendukung kegiatan pastoral parokinya. Saat sosialisasi umat justru merasa sangat senang karena mereka menganggap paroki mau membuka diri mengenai kondisi keuangan saat itu.

Rasa prihatin dan sedih terpancar di wajah umat, dengan semangat dan antusias mereka menyatakan untuk berkomitmen terlibat di KSP.

Besaran jumlah donasi yang diberikan semua diserahkan kepada kebijakan komunitas masing masing. KSP tahun 2019 yang disebar sebanyak 114 lembar, cukup memberikan hasil yang signifikan, mampu memenuhi 34% dari total pengeluaran paroki tahun itu.

Tahun 2020 Pandemi covid mulai melanda Indonesia termasuk Tanjung. Di tahun ini dirasakan sebagai tahun yang cukup berat dilalui oleh umat. Banyak umat yang terdampak karena pandemi covid-19, ada yang terpaksa sering menunggu di rumah karena pekerjaan dibatasi. Hal ini sangat mempengaruhi pendapatan bulanan mereka. KSP tahun 2020 menurun 10% dari tahun sebelumnya.

Baca Juga:  Ibadat Jalan Salib 2022: Gereja Inklusif; Gereja yang Memelihara Kehidupan

Tahun 2021, Kalimantan Selatan beberapa kali berada di level III Pandemi Covid-19 dimana kegiatan gereja dan kegiatan umat dihentikan sementara . Hal ini menyebabkan menurunnya penerimaan paroki khususnya dari kolekte , penerimaan KSP tahun 2020 juga menurun, ditambah pindahnya PT. PAMA Persada Nusantara dari Tanjung yang sebelumnya adalah donatur rutin.

Atas inisiatif Pastor Paroki Yohanes Sujono, MSC maka tahun 2021, KSP mulai melibatkan stasi ( Warukin dan Upau) sehingga KSP yang disebarpun semakin banyak (321 lembar). Puji  Syukur pada Allah, tahun 2021 KSP kembali mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

KSP tahun 2021 mengalami peningkatan sebesar 44,2 % dibandingkan tahun 2020 dan mampu memenuhi 39 % dari kebutuhan anggaran tahunan paroki.

Kenaikan ini disebabkan karena kondisi pandemi Covid-19 sudah mulai stabil dan makin banyak umat terlibat dalam KSP.

Pemasukan KSP dan banyaknya umat yang dilibatkan membuktikan bahwa sedikit atau banyak yang diberikan jika dilakukan bersama sama maka akan sangat besar manfaatnya bagi kita bersama khususnya bagi perkembangan iman umat dan kegiatan pelayanan pastoral.

Contoh KSP Tahun 2022

Angka partisipasi aktif umat tahun 2021 mencapai 59 %, menandakan masih ada peluang yang cukup baik untuk meningkatkan KSP di tahun 2022 , dimana peran serta bendahara KSP komunitas menjadi ujung tombak keberhasilan KSP.

Pertanggungjawaban perolehan KSP dari umat dilaporkan dan dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntabel dalam rapat DPP secara periodik.

Tim KSP dan DPP ini mengusahakan KSP tetap berkelanjutan dan mengalami peningkatan di tahun mendatang. Paroki sangat terdukung dalam kegiatan pastoral dan berterima kasih kepada seluruh tim KSP atas segala kerja keras, pengorbanan dan kerelaan untuk tetap komitmen pada penanganan KSP.

Baca Juga:  Aksi Paskah Paroki Katedral 2021

Paroki lain ingin belajar dari KSP Paroki Tanjung?