Halo Sobat muda dimanapun kalian berada, salam  kasih dari kami teman-teman Komisi Kepemudaan Keuskupan Banjarmasin. Semoga kalian semua selalu semangat dan menjadi berkat, serta jangan lupa juga untuk tetap menjaga kesehatan dan menjalankan protokol kesehatan agar selalu terhindar dari virus Covid-19.

Selama masa pandemi Covid-19 yang melanda seluruh Indonesia bahkan dunia, kita tahu bahwa seluruh kegiatan yang dilaksanakan dengan bertatap muka dan mengumpulkan orang banyak terpaksa dikurangi bahkan ditiadakan sementara. Begitu juga yang terjadi pada kegiatan-kegiatan Orang Muda Katolik Keuskupan Banjarmasin beberapa waktu yang lalu. Namun kondisi pandemi yang awalnya terlihat sebagai penghalang mulai berubah menjadi tantangan, karena pendampingan dan pelayanan terhadap orang muda harus tetap berjalan. Sehingga pada tanggal 18-20 Juni 2021 Komisi Kepemudaan KEBAN (Keuskupan Banjarmasin) melakukan kunjungan dan memberikan pembekalan sebagai bentuk pendampingan kepada pendamping dan pengurus inti OMK tiga Paroki yang berada di Dekanat Tanjung yaitu Paroki Ave Maria-Tanjung, Paroki Santo Yosep-Suriyan, dan Paroki Santo Matius-Halong.

Tim KOMKEP berkumpul dan berangkat bersama dari Paroki Bunda Maria Banjarbaru menuju Paroki Ave Maria Tanjung dengan waktu tempuh kurang lebih lima jam perjalanan. Pembekalan yang dilaksanakan selama dua hari satu malam itu dimulai Sabtu pukul 08.30 WITA.

Kegiatan dibuka oleh RP. Ferdinandus Taran, MSC selaku Ketua Komisi Kepemudaan Keuskupan Banjarmasin dan kemudian dilanjutkan  dengan penyampaian materi Sesi 1 dengan judul “OMK Impian dan Harapan”. Pada sesi ini, RP. Ferdinandus Taran, MSC yang biasa disapa sebagai  Pastor Edi menyampaikan materi yang bertujuan agar para pengurus OMK inti dapat menyadari kekuatan yang dimiliki OMK di masing-masing paroki. Untuk itu setiap ketua OMK Paroki maupun stasi diberikan kesempatan menyampaikan kegiatan selama masa Pandemi yang dapat mereka laksanakan.

Baca Juga:  Ulang Tahun Imam, Biarawan-Biarawati KEBAN bulan Maret 2022

Pada sesi 2 yang berjudul “OMK Solid dan Solider”, para pengurus inti dan pendamping OMK diajak untuk melihat tiga hal di dalam OMK setiap paroki mereka masing-masing, yaitu: Pijakan, Harapan, dan Menemukan Jalan.

Setelah penyampaian materi sesi 2, OMK diajak berkumpul per kelompok Paroki. Setiap kelompok paroki didampingi oleh Tim Komkep KEBAN. Pengurus inti dan pendamping OMK Paroki sharing mengenai tantangan yang dialami OMK di parokinya masing-masing. Tim Komkep KEBAN mendengarkan dan memberikan penguatan serta solusi terhadap setiap tantangan yang dialami.

Setelah istirahat dan makan siang, para peserta yang terdiri dari pengrus inti membentuk kelompok sesuai dengan jabatanya masing-masing dalam komunitasnya. Dalam sesi ini pengurus KOMKEP masuk dan memberikan pembekalan terkait tugas dan tanggung jawab peserta dalam jabatannya, selain itu OMK juga dibekali pengetahuan tentang administrasi dan alur kerja yang ada dikeuskupan.

Kegiatan kunjungan Komisi Kepemudaan Keuskupan Banjarmasin dan pembekalan kepada pengurus OMK di Dekenat Tanjung ditutup dengan misa bersama umat Paroki Ave Maria Tanjung. Misa dipimpin oleh Pastor Rekan Paroki Ave Maria Tanjung, RP. Antonius Reyaan, MSC. Petugas liturgi merupakan gabungan dari tim KOMKEP dan seluruh peserta.

Melalui kegiatan pembekalan tersebut, Komisi Kepemudaan Keuskupan Banjarmasin berharap OMK Keuskupan Banjarmasin mengerti dan terbiasa dengan tata kelola administrasi yang ada dari tingkat stasi sampai paroki. Sehingga ketika OMK telah terbiasa menggunakan tata kelola administrasi yang baik, maka ke depannya Gereja sudah memiliki ujung tombak masa depan Gereja yang jelas pula. Kegiatan seperti ini direncanakan akan dilakukan pula di tiga Dekanat lain di Keuskupan Banjarmasin yakni Dekanat Banjarbaru, Dekanat Batulicin dan Dekanat Banjarmasin. Semoga perjumpaan yang dialami selama kegiatan ini menjadi awal yang baik yang menghasilkan buah berlimpah untuk karya pelayanan orang muda terkhusus di Keuskupan Banjarmasin.  (Pengurus KOMKEP KEBAN)

Baca Juga:  Misa Harian Kamis Pekan Biasa XXII, 2 September 2021