Misa Pemberkatan dan Peresmian Gereja Santa Anastasia Muara Napu

Kegembiraan umat komunitas Muara Napu Nampak ketika medapatkan kabar akan diresmikannya gereja Katolik Santa Anastasia Muara Napu pada 20 Februari 2022 oleh Uskup Keuskupan Banjarmasin, Mgr. Petrus Boddeng Timang.  Kegembiraan itu diwujudkannya dengan melakukan  gotong royong untuk mempersiapkan acara peresmian, mulai dari persiapan liturgi misa, upacara pemberkatan, mempersiapkan hidangan, dan lain-lain. Bahkan umat memberikan hasil bumi  sebagai suguhan pada saat acara peresmian maupun persiapannya.

20 Februari 2022 pagi, sudah banyak umat yang berkumpul di halaman gereja. Tidak hanya umat komunitas Muara Napu,  hadir pula umat sekitar wilayah pelayanan Mandam, umat dari Batulicin, umat Paroki Kotabaru, umat Paroki Gendang dan beberapa umat dari Banjarmasin dan Banjarbaru. Bahkan ada umat yang datang sehari sebelum acara peresmian dan menginap di beberapa rumah umat.

Sebelum Misa Peresmian Gereja dimulai, diadakan  penyambutan Bapak Uskup dengan tarian Dayak dan pemotongan pita pintu gereja yang kemudian dilanjutkan dengan pemberkatan seluruh gedung gereja. Misa yang berlangsung selama lebih dari dua jam tersebut dipimpin oleh Bapak Uskup Petrus Timang, RP. Antonius Karyono, CM selaku Pastor Paroki St. Vincentius a Paulo Batulicin dan RD. Damianus Ama Kii selaku Ketua Tim Pemberdayaan Dayak Meratus Keuskupan Banjarmasin. Delapan imam lain yang berkarya di Keuskupan Banjarmasin juga hadir dalam peresmian tersebut.

Usai Misa, acara dilanjutkan dengan ramah tamah bersama tamu undangan dari pemerintahan Desa, Kecamatan, Kepolisian dan TNI. Sembari menikmati hidangan yang telah disediakan oleh umat Komunitas Muara Napu, para tamu undangan dan umat yang hadir disuguhi tampilan tarian daerah dan kreasi modern yang dibawakan oleh kaum muda Muara Napu dan sekitarnya.

Baca Juga:  Yesus Kristus adalah Raja

Selama acara ramah tamah berlangsung, Tim Delegatus Kesehatan Keuskupan Banjarmasin mengadakan pengobatan gratis hingga sore hari untuk masyarakat Muara Napu dan semua yang hadir saat itu.

Pengobatan gratis saat ramah tamah peresmian gereja Muara Napu

Kerinduan Umat Mewujudkan Gedung Gereja Baru

Perhatian dan cinta dari Bapak Uskup Petrus Boddeng Timang terhadap pengembangan masyarakat Dayak Meratus, disambut dengan gembira oleh masyarakat Dayak Meratus yang tinggal di Muara Napu. Ketika Bapak Uskup melalui Tim Pemberdayaan Meratus Keuskupan Banjarmasin melihat keadaan gedung gereja Santa Anastasi Muara Napu (yang lama) yang sudah rapuh dan kayu-kayunya sudah dimakan rayap, maka mulai direncanakan untuk membangun gedung gereja yang baru.

Dengan dikoordinir oleh salah seorang umat komunitas Muara Napu, Petrus Jawani, umat kemudian memutuskan untuk membangun gereja baru yang lokasinya berdekatan dengan kebun sengon. Namun melalui beberapa pertimbangan, ternyata lokasinya dinilai kurang strategis untuk membangun gereja. Saat itu umat Muara Napu merasa bingung karena tidak mendapatkan lokasi yang cocok.

Dalam situasi kebingungan itu, datanglah Stefanus Syarpa Ie menawarkan tanah di sebelah rumahnya. Tanah tersebut dinilai sangat strategis untuk membangun gereja, sehingga akhirnya pembangunan gereja pun dimulai secara bergotong royong. Umat bersama RD. Yunus (Pastor di wilayah pelayanan Mandam), Sr. Ance, ALMA dan Paul (umat Paroki Batulicin) setiap hari Jumat  kerja bakti mencari batu dan pasir serta mencetak batako.

Ketika umat mempersiapkan pembangunan gereja dengan bergotong royong membuat batako, munculah video viral ayam bertelur di dalam gereja yang sempat menarik perhatian banyak pihak. Video tersebut mengugah banyak orang untuk memberikan bantuan dana. Sementara itu umat Muara Napu sendiri aktif dan tekun dalam proses penyelesaian gedung gereja dengan bergotong royong setiap hari Jumat.

Baca Juga:  Pembukaan Tahun Gereja Inklusif KEBAN: Ajakan untuk Membuka Diri dan Menjadi Berkat

Peletakan batu pertama gereja Santa Anastasia Muara Napu dilakukan oleh Bapak Uskup Petrus Boddeng Timang pada 19 Mei 2021. Pembangunan berlangsung selama kurang lebih lima bulan dan pada 20 Februari 2022 gereja ini diberkati.

Peletakan Batu Pertama Gereja Muara Napu oleh Mgr. Petrus Boddeng Timang