oleh: Anna Lorenta & Ignas

Orang Muda Katolik (OMK) adalah komunitas wadah kreativitas, pengembangan generasi muda di lingkungan stasi atau paroki gereja Katolik. OMK berada di bawah naungan Komisi Kepemudaan yang merupakan perangkat Gereja dengan tugas khusus memberi perhatian pada pembinaan dan pendampingan kaum muda.

Kegiatan Rekoleksi OMK Sedekenat Batulicin dengan tema “Berkat Menumbuhkan Iman, Cinta, Persaudaraan dan Bangga Menjadi Orang Muda Katolik” dilaksanakan di Kotabaru dengan panitia pelaksana OMK Paroki St. Yusup Kotabaru. Lokasi rekoleksi tidak di kompleks gereja melainkan dilaksanakan di Pantai Gedambaan Kotabaru yang berjarak -/+ 1 jam perjalanan dari pusat kota Kotabaru. Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari, 21 – 23 Januari 2022.

Rekoleksi dihadiri 48 OMK di tambah pendamping dari seluruh paroki Sedekanat Batulicin yaitu Paroki Batulicin, Kotabaru, Sungai Danau, Sebamban, Gendang dan Stasi Mandam. Turut hadir dalam kegiatan ini yakni Komisi Kepemudaan (KOMKEP) Keuskupan Banjarmasin Pastor Edi Taran,MSC dan tim , pastor Alparis, Pastor Eras,CICM,  Pastor Jojo serta para Suster. Kegiatan diawali dengan misa pembukaan di Aula Pantai Gedambaan dengan selebran Pastor Alparis, Pastor Edi dan Pastor Eras. Seusai misa, dilanjutkan makan malam dan acara pembukaan oleh panitia serta pembagian peserta menjadi 10 kelompok. Kelompok yang telah terbentuk diminta membuat yel-yel dan ditampilkan dengan sangat meriah. Di ujung hari itu mereka menjalin keakraban dengan barbeque/panggang-panggang.

Hari kedua diawali misa pagi pada pukul 06.00 WITA. Selesai sarapan peserta berkumpul di aula untuk mengikuti materi Sesi 1 yang diberikan Pastor Edi. OMK diajak merenung dan menyesali semua perbuatan yang tidak berkenan kepada orangtua maupun sesama. Suasana menjadi haru karena diiringi dengan lagu- lagu rohani yang menyentuh hati.

Baca Juga:  Motivasi Paripurna Membaca Kitab Suci dari Umat Kotabaru

Outbond Dan Games

Outbound atau games menjadi sambungan sessi berikutnya. Tim KOMKEP menyiapkan 5 games yakni tebak tata Kitab Suci, mengisi air dalam botol, gegana, buta-tuli-bisu dan pipa bocor. Peserta sangat bersemangat agar kelompoknya menjadi juara. Lomba pipa bocor merupakan bagian paling seru karena mereka mengisi air dalam pipa yang telah dilubangi walaupun rela basah kuyup agar air bisa cepat penuh. Peserta bisa memahami pentingnya kerjasama dalam tim agar bisa menyelesaikan semua permainan yang ada.

Pentas Seni

Pentas seni tiap OMK paroki menjadi daya tarik mengekspresikan potensi diri mereka. Mereka menampilkan tarian dengan ciri khas dari setiap paroki. OMK Paroki Sungai danau dan Paroki Kotabaru menampilkan tarian Tor-tor dari Sumatera Utara, Paroki Gendang menampilkan tarian Dayak, dan beberapa Paroki lain menampilkan tarian Jai dari NTT. Adapun pemenang dari pentas seni adalah Paroki Sungai Danau. Pentas seni diselingi dengan pambagian doorprize untuk juara lomba.

OMK Bangga menjadi Katolik

Hari terakhir diawali dengan senam pagi dan sarapan. Pastor Edi memberikan materi tentang “Orang Muda Katolik Bangga Menjadi Orang Katolik” pastor Edi menegaskan bahwa sebagai OMK harus bangga menjadi orang katolik karena banyak sekali kekayaan dalam Gereja Katolik. Kembali Romo Edi memaparkan 10 alasan mengapa OMK harus bangga menjadi orang Katolik (lihat di kolom highlight). Mereka sangat antusias mendengarkan penjelasan tersebut.

Kesan dan Pesan

Misa penutup menjadi acara terakhir rekoleksi. Dalam homilinya Pastor Edi menegaskan bahwa acara Temu Orang Muda Katolik jangan berhenti sampai disini saja tapi akan berlanjut. Perwakilan OMK tiap paroki menyampaikan pesan dan kesannya. Mereka merasa bahagia karena bisa bertemu dengan teman – teman yang berbeda paroki , merasa senang karena acara kegiatan dilaksanakan di pantai. Tidak lupa juga menyampaikan terima kasih kepada panitia yang sudah bekerja keras hingga acara berlangsung dengan baik dan lancar. Mereka berharap semoga setelah mengikuti acara ini rasa persaudaraan dalam gereja sebagai Orang Muda Katolik semakin tumbuh dan bisa berkarya untuk gereja dan bangsa. Semoga pandemi segera berakhir dan kegiatan seperti ini bisa berlangsung secara berkelanjutan. Seluruh rangkaian acara diakhiri dengan sesi foto bersama. Sayonara!

Kontributor: Anna Lorenta
Anggota Komsos Paroki St Yusup Kotabaru bergabung menjadi anggota sejak 2020.

Kontributor: Ignas Kegemaran musik dan olahraga, menjadi pendamping OMK Paroki MBK Sebamban Raya.