Vademecum atau Buku Panduan, telah diterjemahkan Panitia di Tingkat KWI, yang menyertai Dokumen Persiapan untuk membantu perjalanan sinodal. “Berjalan Bersama” dalam perjalanan sinodalitas ditempuh dalam dua cara yang saling berhubungan, yakni pertama berjalan bersama satu dengan yang lain sebagai umat Allah. Selanjutnya kawanan umat Allah tersebut berjalan bersama umat manusia di dunia. Perjalanan ini mengingatkan kembali proses Sinode Keuskupan Banjarmasin, dimana umat berproses untuk memahami dan memiliki iman yang kuat selanjutnya mereka dimampukan untuk berinteraksi dengan siapa saja yang dijumpai dan dimampukan untuk memancarkan Kasih Allah di manapun mereka berada.

Ada 10 tema yang digeluti dan dieksplorasi oelh Gereja Lokal Keuskupan di Indonesia.- dan keuskupan-keuskupan lainnya di seluruh dunia. Tema-tema inti ini merupakan cerminan wajah umat dan Gereja setempat, dengan segala aktivitas dan interaksi budaya, sosial ekonomi, keadilan dan perjalanan aktual yang dihadapi Gereja saat ini. Keuskupan di Indonesia tidak mengambil 10 tema yang ingin diketahui, namun cukup 3 tema yang digeluti sesuai situasi yang disepakati provinsi Gerejawinya. Namun untuk mengetahui apa yang ingin dilihat kita bisa melihat perjalanan sinodal Gereja lokal yang ingin dibuat sintesisnya.

 

Baca Juga:  Doa Arah Dasar Keuskupan Banjarmasin di Tahun Gereja Inklusif 2022